Macam-macam Makalah Kelas B

DATA BASE

A. Pengertian Database

Basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.

Istilah “basis data” berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kwitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.

Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili dengan menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.

Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut1

Database adalah suatu kumpulan datadata yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk informasi yang sangat berguna. Database terbentuk dari sekelompok datadata yang memiliki jenis/sifat sama. Contohnya : data mahasiswa, data dosen, dll. Demikian juga, kumpulan dari datadata mahasiswa, datadata dosen, datadata keuangan dan lainnya dapat dikumpulkan lagi menjadi kelompok besar, misalkan datadata politeknik elektronika. Bahkan dalam perkembangannya, datadata tersebut dapat berbentuk berbagai macam data, misalkan dapat berupa program, lembaran-lembaran untuk entry (memasukkan) data, laporan-laporan. Kesemuanya itu dapat dikumpulkan menjadi satu yang disebut dengan database2. Database adalah kumpulan dari item data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi untuk kegunaan tertentu. Database diperlukan karena:

  • Salah satu komponen penting dalam sistem informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi
  • Menentukan kualitas informasi : akurat, tepat pada waktunya dan relevan. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya.
  • Mengurangi duplikasi data (data redudancy)
  • Hubungan data dapat ditingkatkan (data relatability)
  • Mengurangi pemborosan tempat simpanan luar3

B. Macam-macam Aplikasi Database

Aplikasi database di delphi mempunyai banyak tipe, yaitu:

  1. Sistem Tunggal atau Stand-Alone

Pada arsitektur ini database dan aplikasi database ditempatkan pada mesin (komputer) yang sama. Arsitektur ini adalah arsitektur yang paling sederhana dan dirancang untuk single user. Database yang digunakan adalah database lokal.

  1. Sistem File-Share atau Sentralisasi

Arsitektur ini sama dengan aplikasi database stand-alone kecuali database dapat diakses dari beberapa client yang terhubung dalam jaringan. Jadi aplikasi ditempatkan ditempatkan di masing-masing client untuk untuk mengakses database yang sama yang diletakan di suatu komputer dalam jaringan.
Aplikasi database stand-alone atau file-share termasuk dalam aplikasi single-tiered application, karena aplikasi dan database berbagai file system yang sama.

  1. Sistem Client-Server
    Arsitektur ini merupkan dari du komponen utama yaitu client dan server. Apliksi database berada pada mesin client. Sedangkan pada server terdapat remote database sever dan database yang akan diskses. Aplikasi jenis ini juga sering disebut sebagai two-tiered application. Jika aplikasi juga ditempatkan di mesin yang sama dengan server yang berisi remote database server, aplikasi ini juga tetap disebut two-tiered application, karena aplikasi dan database server beroperasi pada dua system independen yang berbeda.

  1. Sistem Multi-Tier

Arsitektur ini merupakan perluasan dari sitem client-server. Arsitektur ini terdiri dari remote database server, aplikasi server yang mengakses remote server dan aplikasi client yang mengakses aplikasi server. Jumlah tier dalam aplikasi dapat ditambah sesuai kebutuhan.5

C. Perangkat Lunak Database

Perangkat lunak basis data yang banyak digunakan dalam pemrograman dan merupakan perangkat basis data aras tinggi (high level):

  1. Microsoft SQL Server

Microsoft SQL Server adalah sebuah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) produk Microsoft. Bahasa kueri utamanya adalah Transact-SQL yang merupakan implementasi dari SQL standar ANSI/ISO yang digunakan oleh Microsoft dan Sybase. Umumnya SQL Server digunakan di dunia bisnis yang memiliki basis data berskala kecil sampai dengan menengah, tetapi kemudian berkembang dengan digunakannya SQL Server pada basis data besar.

Microsoft SQL Server dan Sybase/ASE dapat berkomunikasi lewat jaringan dengan menggunakan protokol TDS (Tabular Data Stream). Selain dari itu, Microsoft SQL Server juga mendukung ODBC (Open Database Connectivity), dan mempunyai driver JDBC untuk bahasa pemrograman Java. Fitur yang lain dari SQL Server ini adalah kemampuannya untuk membuat basis data mirroring dan clustering. Pada versi sebelumnya, MS SQL Server 2000 terserang oleh cacing komputer SQL Slammer yang mengakibatkan kelambatan akses Internet pada tanggal 25 Januari 2003.

  1. XBase

XBase adalah salah satu cabang pemograman RDBMS (relational database management system) atau sebuah program komputer (atau secara lebih tipikal adalah seperangkat program komputer) yang didisain untuk mengatur/memanajemen sebuah basisdata sebagai sekumpulan data yang disimpan secara terstruktur, dan melakukan operasi-operasi atas data atas permintaan penggunanya, , untuk mengelola database, saat ini yang sering digunakan adalah foxpro (Aplikasi pengolah file database yang berjalan di sistem operasi DOS hasil pengembangan dari program Foxbase/ program pengolah data) dan Clipper / Bahasa pemrograman database.

  1. Firebird

Firebird (juga disebut FirebirdSQL) adalah sistem manajemen basisdata relasional yang menawarkan fitur-fitur yang terdapat dalam standar ANSI /American National Standard Institute SQL-99 dan SQL-2003. RDBMS ini berjalan baik di Linux, Windows, maupun pada sejumlah platform Unix. Firebird di diarahkan dan di-maintain oleh FirebirdSQL Foundation. Ia merupakan turunan dari Interbase versi open source milik Borland.

  1. MySQL

MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.

  1. PostgreSQL

PostgreSQL adalah sebuah sistem basis data yang disebarluaskan secara bebas menurut Perjanjian lisensi BSD. Piranti lunak ini merupakan salah satu basis data yang paling banyak digunakan saat ini, selain MySQL dan Oracle. PostgreSQL menyediakan fitur yang berguna untuk replikasi basis data. Fitur-fitur yang disediakan PostgreSQL antara lain DB Mirror, PGPool, Slony, PGCluster, dan lain-lain.

  1. Microsoft Access

Microsoft Access (atau Microsoft Office Access) adalah sebuah program aplikasi basis data komputer relasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan kecil hingga menengah. Aplikasi ini merupakan anggota dari beberapa aplikasi Microsoft Office, selain tentunya Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft PowerPoint. Aplikasi ini menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan pengguna. Versi terakhir adalah Microsoft Office Access 2007 yang termasuk ke dalam Microsoft Office System 2007.

  1. Clipper

Clipper adalah bahasa pemrograman komputer keluarga XBase yang digunakan untuk membuat program komputer utamanya yang berjalan pada sistem operasi DOS. Secara lebih spesifik, clipper umumnya digunakan untuk membuat program-program yang terkait dengan database/bisnis (contoh. akuntansi, manajemen simpan/pinjam, dan lain-lain).6

D. Pola penyimpanan Data

  1. Sistem pemprosesan berkas tradisional.

a. Tiap aplikasi memiliki berkas sendiri sendiri

b. Dependensi data-program, perubahan data membuat sejumlah program perlu dimodifikasi

c. Duplikasi data, data yang sama muncul pada beberapa berkas

d. Keterbatasan berbagi data (Isolasi data – banyak format file)

e. Waktu pengembangan lama, perlu membuat program untuk mengakses data

f. Problem integritas (kekonsistensian), kekakangan integritas (misalnya saldo >) menjadi bagian dari program

g. Keamanan data tidak terjamin

Aplikasi

Personalia

Personalia

Aplikasi

Pelatihan

Pelatihan

Sistem penyimpanan dengan konsep database

Aplikasi database : adalah program aplikasi yang digunakan untuk melaksanakan sederet kegiatan yang ditentukan oleh pemakai.

<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> SHAPE <![endif]–>

Mahasiswa

Registrasi Mata kuliah

Nilai Mata kuliah

Database Mahasiswa

<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]><![endif]–>

Keunggulan penerapan konsep database

l Independensi program-data

l Meminimalkan redundansi data

l Meningkatkan konsitensi data

l Meningkatkan kemampuan berbagai data

l Meningkatkan produktivitas pengembangan aplikasi

l Meningkatkan pencapaian standarisasi

l Meningkatkan kualitas data

l Meningkatkan tanggapan dan kemudahan akses terhadap data

l Mengurangi pemeliharaan program7

E. Model dasar database

 Hierarkis

Lebih dikenal dengan model pohon

<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> SHAPE <![endif]–>

Dosen

Siti Nurbaya

Dosen

Ashadi

Pengantar

Basis Data

Pemrograman

C

Matematika I

Rudi

Asti

Dina

Dina

Edi

Ita

Edi

<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]><![endif]–>

 Jaringan

Tiap anak bisa memiliki lebih dari satu orang tua.

<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> SHAPE <![endif]–>

Dosen

Siti Nurbaya

Dosen

Ashadi

Pengantar

Basis Data

Pemrograman

C

Matematika I

Rudi

Asti

Dina

Edi

Ita

<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]><![endif]–>

 Relasional

Menggunakan model berupa tabel berdimensi dua (yang disebut relasi atau tabel),Memakai kunci tamu (foreign key) sebagai penghubung dengan tabel lain.8

F. Konsep Dasar Database

a. Field

i. Field merupakan implementasi dari suatu atribut data.

ii. Field merupakan unit terkecil dari data yang berarti(meaningful data) yang disimpan dalam suatu file atau basis data.

b. Record

i. Field-field tersebut diorganisasikan dalam record-record

ii. Record merupakan koleksi dari field-field yang disusun dalam format yang telah ditentukan.

iii. Selama desain sistem, record akan diklasifikasikan sebagai fixed-length record atau variable-length record.

1. Fixed-length record: tiap instance record punya field, jumlah field, dan ukuran logik yang sama

2. Variable-length record : mengijinkan record-record yang berbeda dalam file yang sama memiliki panjang yang berbeda.

c. File dan Tabel

i. Record-record yang serupa diorganisasikan dalam grup-grup yang disebut file. Jadi file merupakan kumpulan semua kejadian dari struktur record yang diberikan.

ii. Tabel merupakan ekivalen basis data relasional dari sebuah file.

G. Beberapa Operasi Dasar yang Dilakukan oleh Aplikasi Database

© Menambah data

© Membaca data

© Mengubah data

© Menghapus data9

H. RANCANGAN DATABASE DAN TABEL

Tabel adalah kumpulan dari satu atau lenih bari baris (Record). Baris (Record) dalam pengertian pemograman Microsoft Visual Foxpro adalah kumpulan dari sejumlah Field (item data), struktur table dapat anda lihat pada gambar 2.2 bawah ini

Field (Kolom)

Record-1

Record-2

Record-3

Record-4

gambar 2.2 Struktur Tabel

Dalam pembuatan contoh program aplikasi Sistem Informasi Pengolahan Data Stok Barang, database yang akan kita gunakan kita berinama Stok.dbc. sedangkan untuk table ada pada penjelelasan berikut ini :

  1. Rancangan Tabel Supplier

berfungsi untuk melakukan pencatatn terhadap data supler

Nama Tabel : Supplier

Kunci Utama : Kodespl

Kunci Tamu : –

Ukuran Record : 86 Byte

No

Nama field

Type

With

Ket

1

Kodespl

C

9

Kode supplier

2

Supplier

C

30

Nama supplier

3

Alamat

C

40

Alamat supplier

4

Telp

C

11

No telp Supplier

Rancangan Tabel Petugas

Table petugas berfungsi untuk melakukan pencatatan data petugas

Nama Tabel : Petugas

Kunci Utama : Kodeptgs

Kunci Tamu : –

Ukuran Record : 121 Byte

No

Nama field

Type

With

Ket

1

Kodeptgs

C

9

Kode petugas

2

Namaptgs

C

20

Nama petugas

3

Sandi

C

25

Password

4

Jabatan

C

20

Jabatan Petugas

5

Alamat

C

40

Alamat Petugas

6

Telp

C

11

No telp Petugas

  1. Rancangan Tabel Jenis Barang

Table jenis barang berfungsi untuk melakukan pencatatan data jenis barang.

Nama Tabel : Jenis

Kunci Utama : Kodejns

Kunci Tamu :

Ukuran Record : 35 Byte

No

Nama field

Type

With

Ket

1

Kodejns

C

9

Kode jenis

2

Jenis

C

30

Jenis barang

  1. Rancangan Tabel Barang

digunakan sebagai melakukan pencatatan terhadap data barang

Nama Tabel : Barang

Kunci Utama : Kodebrg

Kunci Tamu : Kodejns

Ukuran Record : 115 Byte

No

Nama field

Type

With

Ket

1

Kodebrg

C

9

Kode barang

2

Namabrg

C

35

Nama barang

3

Kodejns

C

5

Kode jenis

4

Jmlbrg

N

10

Jumlah barang

5

Hrgjual

N

10

Harga jual

6

Hrgbeli

N

10

Harga beli

7

Stokmin

N

10

Stok saat ini

  1. Tabel Masuk

Table masuk digunakan untuk mencatat data transaksi, nomor nota masuk

Nama Tabel : Masuk

Kunci Utama : Notamsk

Kunci Tamu : Kodespl,kodeptgs

Ukuran Record : 28 Byte

No

Nama field

Type

With

Ket

1

Notamsk

C

10

Nota masuk

2

Tglmsk

D

8

Tanggal masuk

3

Kodespl

C

5

Kode supplier

4

Kodeptgs

C

5

Kode petugas

  1. Tabel Rincimsk

table rincimsk digunakan untuk mencatat data rincian barang yang masuk sesuai dengan nomor nota masuk.

Nama Tabel : Rincimsk

Kunci Utama : –

Kunci Tamu : Notamsk,Kodespl,Kodeptgs

Ukuran Record : 55 Byte

No

Nama field

Type

With

Ket

1

Notamsk

C

10

Nota masuk

2

Kodebrg

C

5

Kode barang

3

Qtymsk

N

10

Jumlah masuk

4

Hrgmsk

N

10

Harga masuk

5

Ketmsk

C

20

Keterangan brg masuk


Tabel Keluar

Table keluar digunakan untuk mencatat data transaksi, nomor nota masuk

Nama Tabel : Keluar

Kunci Utama : Notaklr

Kunci Tamu : kodeptgs

Ukuran Record : 23 Byte

No

Nama field

Type

With

Ket

1

Notaklr

C

10

Nota keluar

2

Tglklr

D

8

Tanggal keluar

3

KodePtgs

C

5

Kode Petugas

  1. Tabel Rinciklr

Table rinciklr digunakan untuk mencatat data rincian barang yang keluar sesuai dengan nomor nota masuk.

Nama Tabel : Rinciklr

Kunci Utama : –

Kunci Tamu : Notaklr,,Kodeptgs

Ukuran Record :55 Byte

No

Nama field

Type

With

Ket

1

Notaklr

C

10

Nota keluar

2

Kodebrg

C

5

Kode barang

3

Qtyklr

N

10

Jumlah keluar

4

Hrgklr

N

10

Harga keluar

5

Ketklr

C

20

Keterangan brg masuk

I. RELASI ANTAR TABEL

Barang

* Kodebrg

NamaBrg

#*Kodejns

Jmlbrg

Hrgjual

Hrgbeli

stokmin

Jenis

*kodejns

jenis

Supplier

*Kodespl

Supplier

Alamat

Telp

Petugas

*Kodeptgs

Namaptgs

Sandi

Jabatan

Alamat

Telp

Masuk

* Notamsk

Tglmsk

#*Kodespl

#*Kodeptgs

Rincimsk

#*Notamsk

#*Kodebrg

Qtymsk

Hrgmsk

Ketmsk

Keluar

* Notaklr

Tglmsk

#*Kodeptgs

Rinciklr

#*Notaklr

#*Kodebrg

Qtyklr

Hrgklr

Ketklr

Keterangan

* : Kunci Utama (primary key)

#* : Kunci Tamu (foreign key)

: Hubungan satu ke banyak (one to many)10

J. Sistem Manajemen Database

a. Pemakaian Bersama

Dengan menggunakan sistem manajemen database setiap unit dalam organisasi dapat menggunakan data yang ada dalam database secara bersama-sama.

b. Hubungan Antara Data

Sering terdapat hubungan antara beberapa item data. Misalnya, pada sebelas bagian manufaktur suatu Perusahaan Manufaktur mempekerjakan beberapa pekerja dengan pembayaran per jam. File bagian pada sistem informasi memelihara data bagian, dan karyawan file bagian memelihara data karyawan khusus bagian. Dengan demikian terdapat hubungan antara data yang ada pada database dengan data yang ada pada tiap bagian. Hubungan tersebut ditampilkan dengan petunjuk panah pada gambar berikut.

Untuk keperluan tertentu, misalnya seseorang akan memproses informasi penting, DBMS harus sanggup membuat hubungan antara beberapa item data dan menggunakan hubungan tersebut bila pemakai meminta jenis data tertentu. Misalnya, bila perusahaan tersebut di atas memerlukan laporan yang berisikan beberapa informasi mengenai tiap bagian dan daftar karyawannya, maka laporan tersebut hanya dapat dibuat bila DBMS mengenal hubungan antara data bagian dengan data karyawan.

Hubungan dapat dijelaskan dengan kembali pada konsep skema dan file. Tetapi berdasarkan kenyataan bahwa file dalam DBMS adalah menampilkan sudut pandang logis data daripada fisik data, maka kita cenderung pada file sebagai file konseptual. File konseptual adalah pandangan pendesain koleksi item data. Database tunggal terdiri dari banyak file konseptual, tetapi ingat bahwa file tersebut berada dalam pikiran kita atau di atas kertas sebagai skema. Pada piringan hanya disimpan item data yang terpisah.

c. Kelebihan (Redundancy)

Pada file manual sering terjadi penyimpanan data yang sama pada lokasi yang terpisah (cross location) tidak dapat dihubungkan, kalaupun dapat hanya dihubungkan dengan petunjuk silang (cross reference). Data yang terpisah selain memakan banyak tempat, juga sukar diremajakan (up-date) sekaligus secara bersamaan. Permasalahan yang timbul dapat dilihat pada kasus berikut.

Kapuas Pontianak Bank, Pontianak, Kalimantan Barat, mempunyai kegiatan pelayanan nasabah dalam hal rekening tabungan, rekening cek, dan pinjaman. Yang pertama menggunakan otomatisasi sistem transaksi adalah rekening tabungan. Waktu itu bank membeli paket perangkat lunak komersial yang khusus didesain untuk institusi tabungan. Mereka tidak memakai sistem DBMS tetapi sistem file tradisonal.

Sesudah dua tahun kegiatan tabungan otomatisasi, bank mulai mengotomatisasikan juga kegiatan deposito dan kegiatan peminjaman dengan membeli perangkat lunak dari perusahaan penjual yang sama. Masing-masing sistem berdiri sendiri-sendiri. Tidak lebih dari satu file yang dapat digunakan pada waktu bersamaan, dan juga tidak mungkin membuat hubungan antara data tersebut.

Karena sistem berdiri sendiri-sendiri, maka masing-masing file berisikan data yang berlebihan (redundancy) satu sama lain. Nama nasabah, alamat, nomor telepon, dan nomor kartu penduduk terdapat tiga file bersangkutan Karena itu, bila nasabah menggunakan layanan ketiga sistem tersebut, maka dua data dari beberapa file tersebut adalah redundancy.

Bank merasakan bahwa kelebihan data menimbulkan banyak masalah. Pernah terjadi, nasabah yang mempunyai rekening tabungan, rekening cek, dan rekening pinjaman memberitahukan bahwa alamatnya berubah. Petugas pemasuk data (data-entry clerk) hanya memperbaruhi (updated) file tabungan. Jadi, file tabungan sudah dengan alamat baru sedangkan file rekening cek dan rekening pinjaman masih dengan alamat lama. Dengan kelebihan data seperti itu maka bank banyak mengalami masalah. Bila menggunakan sistem DBMS, bank dapat meminimalkan adanya kelebihan data dan memperoleh beberapa manfaat khusus.

d. Independensi antara Program dan Data

Program aplikasi pada sistem pengolahan file konvensional harus dihubungkan dekat sekali dengan data yang digunakan. Ini berarti bahwa di mana pun perubahan struktur dibuat, misalnya penambahan kolom tambahan pada file rekening tabungan, setiap program atau laporan yang mengakses data harus diubah untuk mengikuti modifikasi tersebut.

Bila menggunakan DBMS, modifikasi database tidak berarti harus melakukan perubahan terhadap semua program. Yang perlu diubah adalah file informasi pelanggan, dan file lain-lainnya tidak perlu diubah. Pada sistem yang tidak menggunakan sistem DBMS, semua file yang berkaitan harus diubah. Perubahan tersebut memerlukan waktu dan biaya.

e. Pembuatan Laporan

Kemampuan penting DBMS adalah memproduksi laporan yang rumit, karena dapat memasukkan data dari beberapa file yang berkaitan. Berikut ini adalah contohgambar laporan pembelian

Laporan di atas menyimpulkan semua pesanan pembelian yang dibuat bagi seorang pengecer. Data laporan seperti nama dan alamat pemasok diperoleh dari file pemasok, dan data untuk tiap pesanan pembelian diperoleh dari file pesanan pembelian dan file barang.

Sebagai contoh kasus adalah Manajer Perusahaan Manufaktur. Dia memrlukan daftar semua kerja lembur untuk menyelesaikan pekerjaan yang tertunda selama tiga hari atau lebih. Agar lebih berguna, laporan harus dipecah menjadi dua kategori: (1) pekerjaan yang tertunda lebih dari satu minggu, dan (2) pekerjaan yang tertunda kurang dari satu minggu.

Data yang diperlukan untuk pembuatan laporan dikelola oleh DBMS. Dengan menggunakan perangkat lunak pembuatan laporan yang merupakan bagian dari sistem, seri instruksi singkat ditulis agar dapat akses ke data dan mencetak laporan yang diinginkan. Kemudian instruksi tersebut disimpan sebagai file terpisah dan digunakan untuk mencetak laporan mutakhir pada akhir setiap giliran.

f. Akses Bahasa Pertanyaan

Suatu sistem pertanyaan menyediakan mekanisme untuk menghadapi permintaan tidak terduga. Banyak bahasa pertanyaan merupakan pendekatan kemampuan menerima dan memproses permintaan-permintaan yang dibuat dalam bahasa Inggris sehari-hari. Kemampuan bahasa natural tersebut secara khusus penting dalam suatu DBMS, karena para profesional bisnis yang menggunakan sistem adalah paling banyak menggunakan bahasa tersebut dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan tatap muka. Dan makin kurang terlatih bahasa yang digunakan dalam sistem, makin banyak bahasa tersebut dipergunakan. Sebagai contoh, berikut ini dikemukakan beberapa permintaan yang menunjukkan bahwa pelatihan kecil masih juga diperlukan:

· Buatlah daftar penjualan bulan Januari

· Berikan saya daftar petugas penjual yang menghasilkan uang lebih dari Rp 40.000.000,-.

· Buatlah daftar semua pesanan lebih dari Rp 10.000.000,- yang belum kita kirimkan.

· Berapa banyak petugas penjual yang melebihi kuota ?

· Berapa banyak “compact disk players” yang terjual di daerah Timur Laut selama bulan Januari dan Februari ?

g. Pendekatan Biasa dan Pengawasan

Karakteristik lain dari DBMS adalah mendorong pendekatan biasa dan pengawasan pada pengembangan dan penggunaan aplikasi. Prosedur yang benar harus diikuti bilamana membuat, mengakses, meremajakan, atau memelihara suatu database. Para programmer dan pemakai tidaklah bebas mendesain program atau menggunakan database berdasarkan cara yang mereka inginkan, agar terhindar dari pembuatan program tertulis yang buruk yang mungkin tidak sesuai standar desain yang baik atau mungkin tidak dapat digunakan.

h. Membuat Aplikasi

Sebagai tambahan pada keuntungan yang sudah diterangkan, suatu aplikasi dapat dibuat dengan cepat dengan menggunakan DBMS. Tanpa DBMS pendesain harus memasukkan semua detail ke dalam proses penyimpanan dan pencarian kembali, yang sebenarnya dapat ditangani oleh DBMS secara otomatis.

Walaupun tujuan dari sistem manajemen database adalah untuk mengelola data, perangkat lunak sering cukup fleksibel membolehkan pemakai mendesain suatu aplikasi dengan hanya menggunakan perintah yang terdapat dalam bahasa manajemen database. Dengan kata lain, pendesain dan beberapa profesional bisnis dapat mendesain suatu aplikasi yang berlangsung dengan memfokuskan pada data yang diperlukan dan bekerja menggunakan DBMS, tanpa menggunakan perangkat lunak tambahan atau mempelajari peraturannya. Pada sistem yang besar, bagaimanapun suatu program aplikasi sering harus ditulis dengan bahasa program tradisional seperti COBOL dan BASIC. Kemudian, bila akses ke file diperlukan, perintah DBMS yang sesuai digunakan dalam program11.

KESIMPULAN

Dengan database diharapkan tidak terjadi kelebihan (redundancy) atau duplikasi penyimpanan item data yang sama lebih dari satu lokasi fisik. Umumnya suatu data tertentu hanya disimpan pada satu file tetapi dapat dihubungkan dengan data pada lain file.

Sistem Manajemen Database (Database Management System/DBMS) adalah satu rangkaian program-program yang mengelola sebuah database dan menyediakan mekanisme-mekanisme melalui mana jenis-jenis data dapat disimpan, dicari kembali, dan diubah. Seperti file perangkat lunak manajer, sebuah DBMS adalah bahan tambahan perangkat lunak yang ditempatkan antara komputer dan pemakai.

Catatan kaki:

  1. http://id.wikipedia.org/wiki/Basis_data
  2. http://209.85.175.104/search?q=cache:-TVoIF5c1oMJ:lecturer.eepis
  3. its.edu/~tessy/lecturenotes/prakdb1/Bab1.pdf+pengertian+data+base&hl=id&ct=clnk&cd=6&gl=id
  4. http://ikc.vip.net.id/umum/faried-database.php
  5. http://asepborland.blogspot.com/2008/03/macam-macam-aplikasi-database.html
  6. http://id.wikipedia.org/wiki/Basis_data
  7. http://209.85.175.104/search?q=cache:qeaI6BGf1GcJ:mti.ugm.ac.id/~harrismare/Database/Materi/Handout%2520%2520Database.doc+%5Bdoc%5D+pengertian+database&hl=id&ct=clnk&cd=5&gl=id
  8. Ibid
  9. Ibid
  10. http://209.85.175.104/search?q=cache:5wZqD55oWUJ:mrkuman.files.wordpress.com/2007/03/perancangan-database-dan-struktur tabel.doc+%5Bdoc%5D+pengertian+database&hl=id&ct=clnk&cd=9&gl=id
  11. http://209.85.175.104/search?q=cache:sSTYCm1pyb0J:wewekalong.files.wordpress.com/2008/01/sim-bab-6.doc+%5Bdoc%5Dpengertian+database&hl=id&ct=clnk&cd=26&gl=id

DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/Basis_data

http://209.85.175.104/search?q=cache:-TVoIF5c1oMJ:lecturer.eepis

its.edu/~tessy/lecturenotes/prakdb1/Bab1.pdf+pengertian+data+base&hl=id&ct=clnk&cd=6&gl=id

http://ikc.vip.net.id/umum/faried-database.php

http://asepborland.blogspot.com/2008/03/macam-macam-aplikasi-database.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Basis_data

http://209.85.175.104/search?q=cache:qeaI6BGf1GcJ:mti.ugm.ac.id/~harrismare/Database/Materi/Handout%2520%2520Database.doc+%5Bdoc%5D+pengertian+database&hl=id&ct=clnk&cd=5&gl=id

http://209.85.175.104/search?q=cache:5wZqD55oWUJ:mrkuman.files.wordpress.com/2007/03/perancangan-database-dan-struktur tabel.doc+%5Bdoc%5D+pengertian+database&hl=id&ct=clnk&cd=9&gl=id

http://209.85.175.104/search?q=cache:sSTYCm1pyb0J:wewekalong.files.wordpress.com/2008/01/sim-bab 6.doc+%5Bdoc%5Dpengertian+database&hl=id&ct=clnk&cd=26&gl=id

1 Komentar

Filed under All Daftar

One response to “Macam-macam Makalah Kelas B

  1. aSsaLamu ‘aLaikum Wr Wb..
    Ba’da tahmid wa shalawat.
    Saya sangat senang dengan situs ini.
    Saat in saya sangat membutuhkan artikel maupun makalah tentang ORACLE beserta contoh aplikasi-aplikasinya.
    Terima kasih..
    Wass. Wr. Wb..

terima kasih atas kunjungannya...mudah-mudahan berbagai tulisan yang kami sajikan ini dapat bermanfaat bagi pembaca. tak lupa agar silaturrahim pengunjung tetap berlanjut sudi kiranya pengunjung untuk memberikan pesan dan kesan setelah membaca tulisan yang ada di blog ini......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s