Nabi dan Rasul

oleh Hermansyah

PETA KONSEP

  1. Pengertian Nabi dan Rasul
  2. Nama-nama Rasul yang harus diketahui
  3. Muhammad sebagai Nabi dan Rasul Terakhir

1. Pengertian Nabi dan Rasul

Nabi menurut bahasa adalah orang  yang diberi berita atau menerima berita. Menurut istilah Agama, Nabi ialah seseroang yang menerima wahyu dari Tuhan berkenaan dengan syari’at  Agama. Rasul menurut bahasa adalah utusan atau orang yang dikirim unutk suatu tugas. Menurut istilah Agama, Rasul ialah seseorang yang menerima wahyu dari Tuhan berkenaan dengan syari’at Agama dan ditugaskan untuk menyampaikan kepada orang banyak. Menurut pendapat ini, bahwa setiap Rasul adalah Nabi, tetapi setiap Nabi belum tentu Rasul. Pengiriman Nabi dan Rasul kepada umat manusia sangat diperlukan, karena akal manusia terbatas untuk mengetahui rahasia kehidupan, baik kehidupan dunia, maupun kehidupan akhirat.

Selain itu untuk menghindari agar manusia tidak merasa teraniaya (dizhalimi) di akhirat nanti, perlu dijelaskan mengenai perbuatan baik yang harus dikerjakan dan perbuatan buruk yang harus ditinggalkan,

Firman Allah:

Artinya: “(mereka kami utus) selaku rasul-rasul pembawa berita gembira dan pemberi peringatan agar supaya tidak ada alasan bagi manusia membantah Allah sesudah diutusnya rasul-rasul itu. dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

2. Nama-nama Rasul yang harus diketahui1. Nama 25 Rasul yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan sunnah

Allah mengutus para Rasulu untuk menyampaikan Agama-Nya kepada umat manusia. Allah mengutus  Rasul-Nya kepada setiap umat.

Firman Allah SWT:

Artinya:” Tiap-tiap umat mempunyai rasul; Maka apabila Telah datang Rasul mereka, diberikanlah Keputusan antara mereka[1] dengan adil dan mereka (sedikitpun) tidak dianiaya.

Karena setiap umat diutus Rasulnya, maka jumlah Nabi dan Rasul sangat banyak. Dalam sebuah hadis disebutkan, ketika Rasulullah ditanyakan tentang jumlah Nabi dan Rasul, beliau menjawab:

Jumlah (Nabi) seratus dua puluh ribu orang dan yang menjadi Rasul di antara mereka tiga ratus tiga belas orang.” (HR. Bukhari-Muslim)

Di antara 313 Rasul tersebut hanya sebagian kecil saja yang diterangkan namanya di dalam Al-Qur’an. Pada surah al-Mukminum ayat 78 diterangkan:

Artinya:Dan dialah yang Telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran, penglihatan dan hati. amat sedikitlah kamu bersyukur[2]

Rasul-rasul yang diterangkan di dalam Al-Qur’an dalam berbagai ayat ada 25 orang, yaitu:

  1. Adam AS
  2. Idris AS
  3. Nuh AS
  4. Hud AS
  5. Shaleh AS
  6. Ibrahim AS
  7. Luth AS
  8. Ismail AS
  9. Ishak AS

10.  Yakub AS

11.  Yusuf AS

12.  Ayub AS

13.  Syuaib AS

14.  Musa AS

15.  Harun AS

16.  Dzulkifli AS

17.  Daud AS

18.  Sulaiman AS

19.  Ilyas AS

20.  Ilyasa AS

21.  Yunus AS

22.  Zakaria AS

23.  Yahya AS

24.  Isa AS

25.  Muhammad SAW

 

 

  1. 2. Para Rasul Ulul ‘Azmi

Tingkat para Rasul itu tidak sama. Sebagaimana disebutkan dalam surah al-Baqarah ayat 253 yang artinya sebagai berikut:

Rasul-rasul itu kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas sebagian yang lain. di antara mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allah meninggikannya[3]beberapa derajat. dan kami berikan kepada Isa putera Maryam beberapa mukjizat serta kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus[4]. dan kalau Allah menghendaki, niscaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang) sesudah rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam keterangan, akan tetapi mereka berselisih, Maka ada di antara mereka yang beriman dan ada (pula) di antara mereka yang kafir. seandainya Allah menghendaki, tidaklah mereka berbunuh-bunuhan. akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya.

Demikianlah, halnya dari 25 orang Rasul, 5 orang di antaranya disebut Rasul Ulul ‘ Azmi yaitu Rasul pilihan yang memiliki keteguhan hati dan ketabahan yang luar biasa. Gigih dalam berjuang, dan sangat sabar menerima berbagai cobaan. Rasul-rasul Ulum ‘Azmi itu ialah:

  1. Nabi Nuha AS
  2. Nabi Ibrahim AS
  3. Nabi Musa AS
  4. Nabi Isa AS
  5. Nabi Muhammad SAW

Para Nabi/Rasul tersebut di atas sangat pantas mendapat gelar Ulul ‘Azmi, karena memiliki kesitimewaan daripada Nabi-nabi yang lain. Nabi Nuh misalnya, beliau terkenal dengan ketabahan dan kesabarannya. Selama ratusan tahun berdakwah menyampaikan ajaran Allah, tetapi hanya sedikit sekali orang yang mau mengikuti seruannya. Sebagian besar menolak, bahkan mengejek dan menghinganya. Bahkan anaknya sendiri yang membangkang dan akhirnya tenggelam dalam gelombang banjir yang dahsyat. Beliau menyaksikan kejadian dengan tabah.

Pengalaman Nabi Ibarahim yang hidup ditengah-tengah kemusyrikan, ia menyeru umatnya ke jalan yang benar, tapi hampir semua mereka menjalani hukuman bakar hidup-hidup Allah Maha Kuasa. Nabi Ibrahim diselamatkan, rupanya ujian Allah belum selesai. Nabi Ibrahim diperintahkan Allah menyembelih putra kesayangannya, Ismail, perintah Allah tersebut ia laksanakan dengan ihklas. Dan Allah menunjuk kebesaran-Nya. Ismail digantikan dengan seekor domba kemudia domba tiulah yang dikorbankan.

Nabi Musa yang hidup di Zaman Raja Firuan yang mengaku dirinya Tuhan harus menghadappi tantangan yang sangat berat. Setiap kali tantangan datang menghadang,selalu ia hadapi dengan tabah. Ia dikejar-kejar untuk dibunuh, tapi selalu diselamatkan Allah.

Demikian Nabi Isa yang sejak menjelang kelahirannya sudah dipermasalahkan dan menjadi bahan fitnah dari orang-orang kafir, sampai akhir hayatnya selalu difitnah dan dikejar-kejar. Semua itu ia hadapi dengan sabar dan tabah. Mengenai perjuangan Nabi Muhammad SAW, kita sudah mengetahui. Betap kejam kaum kafir memperlakukan Nabi dihina, dikucilkan, diteror, bahkan hendak dibunuh. Tetapi semua perlakuan yang keji itu beliau balas dengan sabar dan lemah lembut. Akhirnya ajaran beliau berkembang dengan pesat ke seluruh dunia. Sehubungan dengan Rasul Ulul Azmi Allah menerangkan dalam Al-Qur’an surah asy-Syura ayat 13.

  1. 3. Muhammad sebagai Nabi dan Rasul Terakhir

Muhammad diangkat menjadi Nabi dan Rasul pada usia 40 tahun. Ditandai  dengan datangnya Malaikat Jibril di gua Hira menyampaikan wahyu.  Wahyu yang pertama adalah surah al-Alaq ayat 1-5. Nabi Muhammad adalah seorang Nabi dan Rasul terakhir. Sebelum beliau, banyak Rasul yang telah diutus Allah kepada umatnya masing-masing. Jika para Rasul sebelumnya diiutus khusus umat mereka masing-masing, maka Nabi Muhammad diutus, untuk seluruh umat manusia. Tidak terbatas pada atau untuk zaman tertentu, tetapi beliau berlaku sepanjang zaman.

Sebagai Nabi dan Rasul terakhir, Nabi Muhammad memiliki beberap keistiemaan. Berita tentang akan datangnya Rasul terakhir (Nabi Muhammad) sudah disampaikan Allah kepada Rasul-rasul sebelumnya. Sebagai pemimpin umat. Beliau memiliki kepribadian yang utuh. Beliau adalah orang sabar, tabah dan teguh Pendiriannya. Ketabahan dan keteguhan hati beilau sudah ditempa sejak beliau masih kecil. Bahkan beliau sudah ditempa sejak ketika masih dalam kandungan. Pada usia enam tahun beliau sudah menjadi yatim piatu. Kakek beliau yang mengasuhnya dengan kasih sayang pun meninggal pula. Pada waktu itu beliau berusia 8 tahun. Lengkaplah sudah ujian yang dialaminya.

“Muhammad” artinya “ Yang Terpuji” merupakan nama istimewa. Tidak pernah ada nama seperti itu sebelumya. Dan memang kepribadian Nabi Muhammad merupakan pribadi yang terpuji, kesabarannya, ketabahannnya, keberaniannya, keadilannya, ketegasannya, kepatuhannya terhadap Allah, kepemurahannya, kasih sayangngya, lemah lembutnya, dan sifat-sifat tepuji lainnya merupaakan milikinya dan sekaligus merupakan keistimewaannya sebagai seorang Nabi dan Rasul terakhir.

Dalil berkenaan kedudukan Nabi Muhammad sebagai Nabi dan Rasul terakhir.

  1. Penutup Nabi-nabi

Artinya: Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu[5], tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. dan adalah Allah Maha mengetahui segala sesuatu. (QS al-Ahzab:40)

  1. Telah lewat-lewat beberap Rasul sebelumnya

Artinya: Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh Telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul[6]. apakah jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? barangsiapa yang berbalik ke belakang, Maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.(QS ali-Imran:144)

  1. Menjadi teladan yang baik

Artinya:Sesungguhnya Telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (QS al-Ahzab: 21)

  1. Mengeluarkan umat dari kegelapan kepada cahaya terang

Artinya:(dan mengutus) seorang Rasul yang membacakan kepadamu ayat-ayat Allah yang menerangkan (bermacam-macam hukum) supaya dia mengeluarkan orang-orang yang beriman dan beramal saleh dari kegelapan kepada cahaya. dan barangsiapa beriman kepada Allah dan mengerjakan amal yang saleh niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya Allah memberikan rezki yang baik kepadanya.(QS at-Thalaq: 11)

  1. Menempuh jalan yang lurus

Artinya: 3.  Sesungguhnya kamu salah seorang dari rasul-rasul,4.  (yang berada) diatas jalan yang lurus,5.  (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang,6.  Agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, Karena itu mereka lalai.(QS. Yasin: 3-6)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Alfat, Hasan, dkk. 1994. Aqidah Akhlak. Jakarta. CV Toha Putra Semarang


[1] Maksudnya: antara Rasul dan kaumnya yang mendustakannya.

[2] yang dimaksud dengan bersyukur di ayat Ini ialah menggunakan alat-alat tersebut untuk memperhatikan bukti-bukti kebesaran dan keesaan Tuhan, yang dapat membawa mereka beriman kepada Allah s.w.t. serta taat dan patuh kepada-Nya. kaum musyrikin memang tidak berbuat demikian.

[3] yakni nabi Muhammad s.a.w.

[4] Maksudnya: kejadian Isa a.s. adalah kejadian yang luar biasa, tanpa bapak, yaitu dengan tiupan Ruhul Qudus oleh Jibril kepada diri Maryam. Ini termasuk mukjizat Isa a.s. menurut Jumhur musafirin, bahwa Ruhul Qudus itu ialah malaikat Jibril.

[5] Maksudnya: nabi Muhammad s.a.w. bukanlah ayah dari salah seorang sahabat, Karena itu janda Zaid dapat dikawini oleh Rasulullah s.a.w.

[6] Maksudnya: nabi Muhammad s.a.w. ialah seorang manusia yang diangkat Allah menjadi rasul. rasul-rasul sebelumnya Telah wafat. ada yang wafat Karena terbunuh ada pula yang Karena sakit biasa. Karena itu nabi Muhammad s.a.w. juga akan wafat seperti halnya rasul-rasul yang terdahulu itu. di waktu berkecamuknya perang Uhud tersiarlah berita bahwa nabi Muhammad s.a.w. mati terbunuh. berita Ini mengacaukan kaum muslimin, sehingga ada yang bermaksud meminta perlindungan kepada abu Sufyan (pemimpin kaum Quraisy). sementara itu orang-orang munafik mengatakan bahwa kalau nabi Muhammad itu seorang nabi tentulah dia tidak akan mati terbunuh. Maka Allah menurunkan ayat Ini untuk menenteramkan hati kaum muslimin dan membantah kata-kata orang-orang munafik itu. (Sahih Bukhari bab Jihad). abu bakar r.a. mengemukakan ayat Ini di mana terjadi pula kegelisahan di kalangan para sahabat di hari wafatnya nabi Muhammad s.a.w. untuk menenteramkan Umar Ibnul Khaththab r.a. dan sahabat-sahabat yang tidak percaya tentang kewafatan nabi itu. (Sahih Bukhari bab ketakwaan Sahabat).

About these ads

Tinggalkan komentar

Filed under Akidah Akhlak, All Daftar

terima kasih atas kunjungannya...mudah-mudahan berbagai tulisan yang kami sajikan ini dapat bermanfaat bagi pembaca. tak lupa agar silaturrahim pengunjung tetap berlanjut sudi kiranya pengunjung untuk memberikan pesan dan kesan setelah membaca tulisan yang ada di blog ini......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s