KAJIAN TEORI DAN DEFINISI OPERASIONAL VARIABEL PENELITIAN

oleh Untung Hadi Widodo

A. Kajian Teori Variabel Penelitian

Teori adalah alur logika atau penalaran yang merupakan seperangkat konsep, definisi dan proposisi yang disusun secara sistematis. Secara umum teori mempunyai tiga fungsi yaitu untuk menjelaskan, meramalkan dan pengendalian suatu gejala. Mengapa banyak pengusaha yang bangkrut di era reformasi ini, dapat dijelaskan melalui berbagai teori setelah pengusaha besar bangkrut, maka bagaimana akibatnya terhadap perekonomian nasional (fungsi prediksi) supaya harga-harga tidak mahal, maka apa yang perlu dilakukan ( fungsi control)

Landasan teori ini perlu ditegakan agar penelitian itu mempunyai dasar yang kokoh, dan bukan sekedar perbuatan coba-coba adannya landasan teoritis ini merupakan cirri bahwa penelitian itu merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data

Dalam kaitanya dengan kegiatan penelitian, maka fungsi teori yang pertama digunakan untuk memperjelas dan mempertajam ruang lingkup variable yang akan diteliti. Fungsi teori yang kedua adalah untuk merumuskan hipotetis dan menyusun instrument penelitian, karena pada dasarnya hipotesis itu merupakan pernyataan yang bersifat prediktif. Selanjutnya fungsi teori yang ketiga(control) digunakan membahas hasil penelitian dan selanjutnya digunakan untuk memberikan saran dalam upaya pemecahan masalah dalam landsan teori perlu dikemukakan deskripsi teori dan kerangka berfikir, sehingga selanjutnya dapat dirumuskan hipotesis dan instrument penelitian

a. Deskripsi Teori

deskripsi teori dalam suatu penelitian merupakan uraian sistematis tentang teori ( bukan sekedar pendapat pakar atau penulis buku) dan hasil – hasil penelitian yang relevan dengan vaariabel yang diteliti, bebrapa jumlah kelompok teori yang perlu dikemukakan, akan terganatung pada luasnya permasalahan dan secara teknis tergantung kepada jumlah variabel yang diteliti. Bila dalam suatu penelitian terdpat tiga variabel independent dan satu dependen. Oleh karena itu semakin banyak yang diteliti, maka akan semakin banyak teori yang perlu dikemukakan.

Langkah- langkah untuk dapat melakukan pendeskripsian teori adalah sebagai berikut

  1. tetapkan nama variabel yang diteliti dan jumlah variabelnya
  2. cari sumber-sumber bacaan yang sebanyak-banyaknya dan yang relevan dengan setiap variabel yang diteliti
  3. lihat daftar isi setiap buku dan pilih topic yang relevan dengan setiap variabel yang akan diteliti
  4. cari devinisi setiap variabel yang akan diteliti pada setiap sumber bacaan bandingkan satu dengan yang lain dan pilih definisi yang sesuai dengan penelitian yang dilakukan
  5. baca seluruh isi topic buku yang sesuai dengan variabel yang akan diteliti, lakukan analisa  renungkan dan buat rumusan dengan bahasa sendiri
  6. deskripsikan teori-teori yang telah dibaca dari sumber-sumber bacaan kedalam  bentuk tulisan dengan bahasa sendiri.
  7. b. Kerangka Berfikir

Uma sekaran dalam bukunya busines research ( 1992) mengemukakan bahwa kerangka berfikir merupakan model konseptual tentang bagaimana teori berhubungan dengna berbagai factor yang telah didefinisikan sebagai masalah yang penting

Kerangka berfikir yang baik akan menjelaskan teoritis pertautan antar variabel yang akan diteliti jadi secara teoritis perlu dijelaskan hubungan antar variabel independent dan dependen bila dalam penelitian ada moderator dan intervening, maka juga perlu dijelaskan mengapa variabel itu ikut dilibatkan dalam penelitian

Seorang peneliti harus menguasai teori- teori ilmiah sebagai dasar sebagai argumentasi dalam menusun kerngka berfikir yang membuahkan hipotesis. Kerangka pemikiran ini merupakan penjelasan sementara terhadap gejala- gejala yang menjadi objek pemasalahan. Jadi kerangka berfikir merupakan sentesa tentang hubungan antar variabel yang disusun dari berbagai teori yang telah dideskripsikan. Berdasarkan teori yang telah dideskripsikan tersebut, selanjutnya dianalisis secara kritis dan sistematis. Sehingga menghasilkan sentesa tentang hubungna antar variabel yang diteliti sintesa tentang hubungan variabel tersebut, selanjutnya digunakan untuk merumuskan hipotesis.

  1. c. Hipotesis

perumusan hipotesis penelitian merupakan langkah ketiga dalam penelitian setelah peneliti mengemukakan landasan teori dan kerangka berfikir tetapi perlu diketahui bahwa tidak setiap penelitian harus merumuskan hipitesis

hipoteisi merrupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian, oleh karena itu rumusan masalah penelitian biasanya disusun dalam bentuk kalimat pertayaan dikatakan sementara karena karena jawaban yang diberikan baru didasarkan pada teori yang reelevan, belum didasarkan pada fakta- fakta empiris yang diperoleh melalui pengumpulan data, jadi hipotesis juga dapat dinyatakan sebagai jawaban teoritis terhadap rumusan masalah penelitian, belum jawaban yang empiric

Strategi Mengembangkan Landasan teori

Landasan teori yang terdapat pada bab 2  skripsi  adalah uraian teori-teori yang berkaitan dengan variabel penelitian. Tujuan pembahasan teori pada bab ini adalah untuk memberikan pemahaman yang jelas, secara teoretis-ilmiah, tentang inti masalah penelitian yang dikaji. Dengan dasar kajian ini, peneliti diharapkan mampu melihat masalah secara utuh ,  mampu menganalisis (mengurainya) secara sistematis, dan mampu mengaitkannya dengan masalah-masalah lain yang terkait. Bagaimana caranya?

Langkah pertama, pahami dulu variabel yang  terdapat pada masalah penelitian. Caranya adalah dengan menemukan kata kunci variabel tersebut. Dalam sebuah penelitian, jumlah variabel penelitian bisa bervariasi ada yang hanya satu variabel, dua variabel, atau beberapa variabel.

B. DEFINISI OPERASIONAL VARIABEL

Definisi operasional ialah suatu definisi yang didasarkan pada karakteristik yang dapat diobservasi dari apa yang sedang didefinisikan atau “mengubah konsep-konsep yang berupa konstruk dengan kata-kata yang menggambarkan perilaku atau gejala yang dapat diamati dan yang dapat diuji dan ditentukan kebenarannya oleh orang lain” (Young, dikutip oleh Koentjarangningrat, 1991;23). Penekanan pengertian definisi operasional ialah pada kata “dapat diobservasi”.

Definisi Operasional Didasarkan pada Kriteria yang Dapat Diobservasi

Yang dimaksud dengan definisi operasional ialah suatu definisi yang didasarkan pada karakteristik yang dapat diobservasi dari apa yang sedang didefinisikan atau “mengubah konsep-konsep yang berupa konstruk dengan kata-kata yang menggambarkan perilaku atau gejala yang dapat diamati dan yang dapat diuji dan ditentukan kebenarannya oleh orang lain” (Young, dikutip oleh Koentjarangningrat, 1991;23). Penekanan pengertian definisi operasional ialah pada kata “dapat diobservasi”. Apabila seorang peneliti melakukan suatu observasi terhadap suatu gejala atau obyek, maka peneliti lain juga dapat melakukan hal yang sama, yaitu mengidentifikasi apa yang telah didefinisikan oleh peneliti pertama.

Apabila seorang peneliti melakukan suatu observasi terhadap suatu gejala atau obyek, maka peneliti lain juga dapat melakukan hal yang sama, yaitu mengidentifikasi apa yang telah didefinisikan oleh peneliti pertama. Sedangkan definisi konseptual, definisi konseptual lebih bersifat hipotetikal dan “tidak dapat diobservasi”. Karena definisi konseptual merupakan suatu konsep yang didefinisikan dengan referensi konsep yang lain. Definisi konseptual bermanfaat untuk membuat logika proses perumusan hipotesa. Contoh; Komponen Penyusunan Definisi Operasional adalah;

  1. Variabel
  2. Definisi (Adalah suatu kondisi gangguan kesehatan pasien yeng telah ditetapkan oleh dokter mengalami gangguan gagal ginjal).
  3. Hasil Ukur (Hasil dari diagnosa medis terhadap pasien/ responden) dg kriteria jawaban
    Diagnosa medis pasien gagal ginjal =Ya. Diagnosa Medis Tidak gagal Ginjal= Tidak
  4. Skala Data (nominal)
  5. Cara ukur (melalui Dokumen Status pasien)

Pentingnya Operasionalisasi Variabel

Variabel harus didefinisikan secara operasional agar lebih mudah dicari hubungannya antara satu variable dengan lainnya dan pengukurannya. Tanpa operasionalisasi variable, peneliti akan mengalami kesulitan dalam menentukan pengukuran hubungan antar variable yang masih bersifat konseptual.

Operasionalisasi variable bermanfaat untuk: 1) mengidentifikasi criteria yang dapat diobservasi yang sedang didefinisikan; 2) menunjukkan bahwa suatu konsep atau objek mungkin mempunyai lebih dari satu definisi operasional; 3) mengetahui bahwa definisi operasional bersifat unik dalam situasi dimana definisi tersebut harus digunakan.

About these ads

16 Komentar

Filed under All Daftar, Metodologi Penelitian

16 responses to “KAJIAN TEORI DAN DEFINISI OPERASIONAL VARIABEL PENELITIAN

  1. helza zunella

    bagus……bagus……………….tapi saya halaman ini penjelasan nya masih kurang,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,:0

  2. hawa

    slm…sy ingin tanya bagaimana bahasa penulisan yng dapat di konsepkan dan dioperasionlkan dg peneltian yg b’variabel
    X= Strategi Pembelajaran X
    Y= Sikap
    dalam penyuluhan kesehatan?
    mksh…mhn bimbingan’y….

    • setahu kami variabel itu ringkasnya adalah objek yang ingin kita teliti, jadi kalo mau meneliti misalnya tentang strategi pembelajarannya terhadap …….
      jadi x = strategi pembelajaran

  3. adi

    ada yg bisa bantu mengidentifikasi sebuah jurnal penelitian? terima kasih

  4. erfan

    Halo, artikel sangat membantu tapi tolong di beri daftar pustaka biar bisa dimasukin di skripsi. Thanks.
    Semangat ngeblognya……

  5. maaf, daftar pustakanya mana nih ? tolong dong diperbaharui biar lebih konkrit (Y)

  6. seren

    bahasa penjelasannya tinggi sekali bang… kalau bsa tolomg disederhanakan krna buat pelajar masih terlalu sulit dicerna, hehe. trims banyak.

  7. good referens for my pressentation, thanks
    uki b

terima kasih atas kunjungannya...mudah-mudahan berbagai tulisan yang kami sajikan ini dapat bermanfaat bagi pembaca. tak lupa agar silaturrahim pengunjung tetap berlanjut sudi kiranya pengunjung untuk memberikan pesan dan kesan setelah membaca tulisan yang ada di blog ini......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s