Contoh Hipotesis

oleh : SUSANTO

Judul                           : Peningkatan Kemampuan Praktek Pada Mata Pelajaran Fiqh Dengaan Menggunakan Strategi Modelling The Way Pada Siswa Kelas VIII Mts Islamiyah Pontianak Tahun Ajaran 2008/2009

Oleh                            : HENIATI (1041107733)

Institusi                       : STAIN Pontianak, Tarbiyah, PAI (Pendidikan Agama Islam)

Rumusan Masalah       : Bagaimanakah peningkatan kemampuan siswa dalam praktek pada mata pelajaran fiqh kelas VIII Mts Islamiyah pontianak tahun ajaran 2008/2009 dengan menggunakan strategi modelling the way

Hipotesis Penelitian    : Terdapat peningkatan kemampuan siswa dalam praktek pada mata pelajaran fiqh kelas VIII Mts Islamiyah pontianak tahun ajaran 2008/2009 dengan menggunakan strategi modelling the way

Hipotesis Operasional:”strategi modelling the way” dioperasionalkan sebagai suatu cara guru dalam mengajar siswa dikelas berdasarkan tahapannya.

Hipotesis Nol (H0)      : Tidak terdapat peningkatan kemampuan siswa dalam praktek pada mata pelajaran fiqh kelas VIII Mts Islamiyah pontianak tahun ajaran 2008/2009 dengan menggunakan strategi modelling the way

Hipotesis Alternatif (Ha/H1) : Terdapat peningkatan kemampuan siswa dalam praktek pada mata pelajaran fiqh kelas VIII Mts Islamiyah Pontianak tahun ajaran 2008/2009 dengan menggunakan strategi modelling the way

Hipotesis Statistik       : H0 : µ = 0,5

Ha : µ  ≠ 0,5

  1. A. Deskripsi Hasil Penelitian

Penelitian dilaksanakan dikelas VIII Mts Islamiyah pontianak tahun ajaran 2008/2009 pada mata pelajaran fiqh, pembelajarannya selama 2 x 45 menit dalam satu minggu yaitu pada hari selasa jam 11.15- 12.45 wib dengan jumlah murid sebanyak 30 orang.

Table 1. Kategori penilaian

Interval Kategori
0,00-1,99 buruk sekali
2,00-3,99 Buruk
4,00-5,99 Sedang
6,00-7,99 Baik
8,00-10,00 Baik sekali

Perbedaan hasil belajar siswa dikelas VIII Mts Islamiyah Pontianak pada mata pelajaran Fiqh antara sebelum dan sesudah diterapkan strategi modelling the way

  1. B. Analisis data sebelum dilakukan treatman

Tabel 2. Analisis sebelum diterapkan strategi modelling the way terlihat dalam tabel berikut

No Aspek kemampuan siswa Jumlah nilai (X1) Nilai rata-rata
1 Sujud syukur 188 6,27
2 Sujud tilawah 187 6,23
3 Sujud sahwi 185 6,17
4 Zikir/do’a 186 6,20
5 Haji 184 6,13
6 Umrah 191 6,37
7 Jumlah 1121 337,37
  1. a. Intrepetasi

Berdasarkan penghitungan statistik deskriptif dengan sampel sebanyak 30 orang dan item sebanyak 6, diperoleh skor maksimal 10,00 = sangat baik sedangkan skor minimal 0,00 = sangat rendah. Jika dikembalikan pada nilai rata-rata item 1 adalah 6,27, 6,23,6,17,6,20,6,13,dan 6,37 dengan merujuk pada tabel skor diatas, perolehan ini berkisar antara 6,00-7,99 dengan merujuk pada tabel diatas tergolong baik. Dengan demikian kemampuan siswa sebelum diterapkan stategi modelling the way dalam praktek mata pelajaran dikelas VIII Mts Islamiyah Pontianak Tahun ajaran 2008/2009 tergolong baik.

  1. b. Rumus mencari SD

SD=ÖåD2(1/n)(åD)2

n-1

  1. c. Rumus mencari SD standar kesalahan antara dua rata-rata

SD =    SD

Ön

  1. d. Rumus untuk menghitung uji t

t = X2-X1

SD

lalu t hitung dibandingkan dengan t tabel dengan terlebih dahulu menentukan kebebasannya artau disingkat dengan dk dan taraf kesalahan 5%.dalam hal ini berlaku ketentuan bila t dihitung lebih besar dari t tabel maka hipotesis diterima, begitu pula sengan sebaliknya.

Secara keseluruhan aspek sebelum dilakukan strategi modelling the way adalah sebagai berikut:

M = åX           = 37,37 = 6,23

N              6

Berdasarkan kriteria ditetapkan 6,00-7,99 termasuk baik, berarti kemampuan siswa sebelum dilakukan stategi modelling the way dikategorikan baik.

  1. C. Analisis data sesudah dilakukan treatman

Tabel 3.`Analisis sesudah diterapkan strategi modelling the way terlihat dalam tabel berikut:

No Aspek kemampuan siswa Jumlah nilai(X2) Nilai rata-rata
1 Sujud syukur 246 8,20
2 Sujud tilawah 247 8,23
3 Sujud sahwi 242 8,07
4 Zikir/do’a 241 8,03
5 Haji 242 8,07
6 Umrah 243 8,10
7 Jumlah å X1 =1461 åX2 = 48,70
  1. a. Intrepetasi

Berdasarkan penghitungan statistik deskriptif dengan sampel sebanyak 30 orang dan item sebanyak 6, diperoleh skor maksimal 10,00 = sangat baik sedangkan skor minimal 0,00 = sangat rendah. Jika dikembalikan pada nilai rata-rata masing-masing adalah 8,20, 8,23,8,07,8,03,8,07,dan 8,10 dengan merujuk pada tabel skor diatas, perolehan ini berkisar antara 6,00-7,99 dengan merujuk pada tabel diatas tergolong baik sekali. Dengan demikian kemampuan siswa sesudah diterapkan stategi modelling the way dalam praktek mata pelajaran dikelas VIII Mts Islamiyah Pontianak Tahun ajaran 2008/2009 tergolong baik sekali.

Tabel 4. Perbedaan sebelum dan sesudah

D = (X2-X1) D2
1,93 3,72
2,00 4,00
1,90 3,61
1,83 3,35
1,94 3,76
1,73 2,99
åD = 11,33 åD2 = 21,42

Hasil jumlah

SD=ÖåD2(1/n)(åD)2 = Ö21,43- (1/6)(11.33)2 = Ö21,43- (0,17)(128,3)

n-1                           6-1                                           5

= Ö21,43-21,82 = Ö0,39 = Ö-0,078 = 0,279

5                                            5

Penghitungan SD standar kesalahan perbedaan pada data rata-rata

SD = SD = 0,279 = 0,279 = 0,11

Ön     Ö6           2,449

Nilai t = X2-X1 = 8,12 = 6,23 = 1,89 =17,18

SD          0,11     0,11     0,11

Jika dicek distribusi t tabel pada signifikansi 5% dengan db = n-1

Db = n-1 =6-1 = 5

Db5 = 2,571

  1. D. Pembuktian Hipotesis

Berdasarkan analisis data diatas, dapat dilakukan pembuktian hipotesis yang telah dirumuskan sebagai berikut :

  1. 1. Hipotesis Nol (H0)                        : Tidak terdapat peningkatan kemampuan siswa dalam praktek pada mata pelajaran fiqh kelas VIII Mts Islamiyah pontianak tahun ajaran 2008/2009 dengan menggunakan strategi modelling the way
  1. 2. Hipotesis Alternatif (Ha/H1)        : Terdapat peningkatan kemampuan siswa dalam praktek pada mata pelajaran fiqh kelas VIII Mts Islamiyah Pontianak tahun ajaran 2008/2009 dengan menggunakan strategi modelling the way

Karena nilai t hitung lebih besar daripada t tabel (17,18 > 2,571), maka ini berarti bahwa hipotesis dalam penelitian ini berbunyi ” penerapan strategi modelling the way dapat meningkatkan kemampuan siswa kelas VIII Mts Islamiyah Pontianak pada materi praktek mata pelajaran Fiqh secara signifikan” diterima.

Hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan kemampuan yang meningkat pada siswa dalam praktek mata pelajaran fiqh antara sebelum dan sesudah diterapkan strategi modelling the way di kelas VIII Mts Islamiyah Pontianak tahun ajaran 2008/2009.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dan perhitungan statistic, maka penulis menyimpulkan bahwa penerapan strategi modelling the way dapat meningkatkan kemampuan siswa kelas VIII Mts Islamiyah Pontianak pada materi praktek mata pelajaran Fiqh secara signifikan yang ditandai dengan perhitungan uji t yang menunjukkan bahwa t hitung = 17,18 ; sedangkan t tabel pada taraf signifikan 5 %  = 2,571. Jadi t hitung lebih besar dari pada t tabel atau 17,18 > 2,571 yang berarti bahwa perumusan hipotesis nol (H0) ditolak dan Hipotesis alternatif  (Ha/H1) diterima.

About these ads

3 Komentar

Filed under All Daftar, Statitika

3 responses to “Contoh Hipotesis

  1. zaldi

    trima kasih atas datax di atas,karena saya mendapat hidayah karena anda.

  2. Firman

    thnks infonya :D

terima kasih atas kunjungannya...mudah-mudahan berbagai tulisan yang kami sajikan ini dapat bermanfaat bagi pembaca. tak lupa agar silaturrahim pengunjung tetap berlanjut sudi kiranya pengunjung untuk memberikan pesan dan kesan setelah membaca tulisan yang ada di blog ini......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s